Profil Fabrizio Romano Here We Go Beritahu Berita
Sosok Fabrizio Romano tengah menjadi sorotan di bursa transfer pemain sepak bola Eropa musim panas ini. Tidak ada yang menyangka, namanya mulai populer sejak menangani transfer Mauro Icardi. Instagram/Fabrizio Romano indosport.com

Profil: Fabrizio Romano, Here We Go!

Jendela transfer merupakan salah satu momen yang ditunggu dalam sepak bola. Dalam satu musim sebuah liga sepak bola di suatu negara rata-rata membuka 2 kali jendela transfer yaitu musim dingin, yang dilakukan saat pertengahan liga di bulan desember sampai januari, dan musim panas yang dilakukan saat liga berakhir pada bulan Juli hingga Agustus.

Jendela transfer musim panas lebih aktif daripada musim dingin karena sebuah tim telah menyelesaikan liga dan telah melakukan evaluasi lini manakah yang perlu perbaikan sehingga ini merupakan kesempatan bagi klub sepak bola untuk memperkuat skuad mereka dalam menghadapi musim baru.

Selama jendela transfer dibuka akan ada banyak rumor terdengar entah dari mana asalnya pertama kali muncul. Rumor akan semakin seru menjadi santapan para suporter sepak bola, apalagi menyangkut tim-tim besar eropa. Sebuah rumor ada yang memang berdasarkan dengan data dari klub, ada juga yang hanya dibuat-buat oleh suporter sepak bola karena berharap tim kesayangannya merekrut pemain tersebut.

Beberapa surat kabar dan reporter sepak bola juga memanfaatkan rumor ini agar mendapatkan pembaca lebih banyak sehingga para penggemar sepak bola harus menyaring informasi sebelum langsung percaya pada suatu berita. Salah satu reporter yang kredibilitasnya tidak diragukan lagi sehingga setiap ia berkata seorang pemain telah sepakat pindah ke sebuah klub, maka 99% tranfer itu akan benar-benar terjadi, ia adalah Fabrizio Romano.

Fabrizio Romano lahir di Kota Naples pada 21 Februari 1993. Ia telah bekerja di Sky Sports sejak umur 19 tahun. Saat ini ia juga menjadi reporter di The Guardian dan CBSS Sports. Dia memfokuskan dirinya mencari dan mengonfirmasi kabar transfer dari suatu tim. Romano cukup aktif di media sosial twitter, untuk mengabarkan proses transfer seorang pemain, apakah sedang tahap negosiasi, atau sudah deal, atau bahkan hanya sebatas rumor yang dibuat-buat.

Ia adalah jurnalis yang paling terpercaya karena belum ditemukan kesalahan berita atau kegagalan transfer saat dirinya sudah mengonfirmasi transfer itu telah selesai. Romano memiliki sebuah frase andalan saat mengonfirmasi sebuah transfer telah terjadi yaitu “Here we go”. Saat frase ini muncul, para penggemar sepak bola sudah yakin 99% transfer ini terjadi. Bahkan beberapa akun berita sepak bola mengikuti cuitan dari Romano dalam mengabarkan berita transfer.

Romano tidak akan melakukan cuitan sebelum ia 100% yakin sebuah transfer akan terjadi. Hal ini lah yang membuat banyak pecinta sepak bola mengikuti akun media sosialnya. Dalam satu hari ia bisa melakukan 50 panggilan telpon untuk mencari berita dari hotel yang digunakan pemain dan markas setiap klub sepak bola dalam rangka ingin mencegat agen sang pemain atau direktur oleh raga sebuah klub. Ia bahkan dikabarkan hanya tidur 2 jam dalam sehari saat jendela transfer dibuka, demi mendapatkan berita yang tercepat dan akurat. Kerja kerasnya ini lah yang membuat ia menjadi jurnalis paling dipercaya oleh pecinta sepak bola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *